SAY

SELAMAT DATANG DI PAROKI ST.MARIA IMMACULATA MATARAM, JL. PEJANGGIK NO. 37 MATARAM, LOMBOK, NTB, (0370) 632092
“DIPANGGIL MENJADI PEMIMPIN PASTORAL YANG SOLIDER DALAM KEHIDUPAN BERSAMA DEMI KEUTUHAN CIPTAAN”

Rabu, 04 Juni 2014

Seputar Hari Komsos


Hari KOMSOS 48 Mataram

"VIVA KOMSOS"


ALAT-alat komunikasi yang berkembang zaman sekarang semestinya membuat kita menjadi manusia yang terhormat dan bermartabat. Paus kita meminta agar alat komunikasi yang digunakan dapat membantu kita berjumpa dengan orang lain untuk membangun persaudaran, relasi yang sejati saling menghormati dan menghargai “Sekarang ini ada dosa baru dengan adanya handphone, yakni gosip. Bukan gosip dengan kata-kata melainkan dengan jari. Bully menjadi tren. Jangan dianggap ini hal yang biasa. Alat komunikasi tidak semestinya menjadikan orang lain tidak dihormati,” misa Komunikasi Sosial Sedunia ke-48 di Paroki St. Maria Immaculata Mataram oleh Pastor Frans Sidok, SVD, Minggu (1/6/ 2014).

Senin, 19 Mei 2014

HARI KOMSOS SE DUNIA KE 48


Bapa Suci berpesan agar umat
 jangan diperbudak oleh alat 
komunikasi. Justru alat itu 
menjadi sarana untuk peduli 
dan berbelarasa pada sesama.

Paus Fransiskus mengeluarkan pesan Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-48 yang dirayakan pada Minggu sebelum Hari Raya Pentakosta, 1 Juni 2014. Pesan bertajuk “Komunikasi dalam Pelayanan bagi Budaya Otentik Perjumpaan” diumumkan pada Jumat, 24/1, saat peringatan St Fransiskus de Sales, pelindung para insan komunikasi, seperti dilansir vis.va(24/1).

Senin, 12 Mei 2014

Santa Maria dari Fatima

Selengkapnya tentang tanggapan Vatikan terhadap pesan Bunda Maria di Fatima 1917 yang disampaikan oleh Sr. Maria Lucia, terdapat di link ini, silakan klik. Pada penampakan  itu, dikatakan bahwa Bunda Maria menampakkan diri kepada tiga anak-anak yaitu Jacinta, Francesco dan Lucia. Dan Lucia (Sr. Lucia) adalah saksi yang menyampaikan pesan-pesan itu secara tertulis karena kedua saksi lainnya telah meninggal dunia pada usia muda/ anak-anak.  pesan fatima
Kelihatannya ada dua hal yang anda tanyakan, yaitu tentang apa pesan penampakan, dan apa tanggapan Vatikan mengenai hal ini. Maka berikut ini saya sampaikan ringkasannya:

Bulan Maria

Secara tradisi, Gereja Katolik mendedikasikan bulan- bulan tertentu untuk devosi tertentu. Bulan Mei yang sering dikaitkan dengan permulaan kehidupan, karena pada bulan Mei di negara- negara empat musim mengalami musim semi atau musim kembang. Maka bulan ini dihubungkan dengan Bunda Maria, yang menjadi Hawa yang Baru. Hawa sendiri artinya adalah ibu dari semua yang hidup, “mother of all the living” (Kej 3:20). Devosi mengkhususkan bulan Mei sebagai bulan Maria diperkenalkan sejak akhir abad ke 13. Namun praktek ini baru menjadi populer di kalangan para Jesuit di Roma pada sekitar tahun 1700-an, dan baru kemudian menyebar ke seluruh Gereja.

Marialogi


Prinsip:
      Perjanjian Lama menyembunyikan apa yang ada di Perjanjian Baru, Perjanjian Baru menyingkapkan apa yang ada Perjanjian lama
    Jemaat kristiani Perdana dan Yahudi mengetahui isi Perjanjian Lama dalam ingatan mereka, dan karenanya dapat dengan mudah melihat hubungan Perjanjian Lama dengan apa yang dipercayakan kepada para Rasul (Perjanjian Baru)
MARIA DALAM PENCIPTAAN YANG BARU
Santo Yohanes dikenal sebagai Murid yang dikasihi Yesus (Yoh 19:26), dan di kala penyaliban, Yesus telah memberikan Maria kepada Yohannes dan Yohannes kepada Maria, dimana semenjak itu Maria tinggal bersama Yohannes (Yoh 19:26-27).
Injil Yohannes, dengan demikian, tidak lepas dari kedekatannya dengan Maria. Awal injil Yohannes menuturkan kisah penciptaan yang barudengan mendapat inspirasi dari Roh Kudus. Sekarang mari kita lihat bagaimana Yohannes menuturkan Kisah penciptaan yang baru, kita bandingkan dengan Kisah penciptaan lama
Kisah Penciptaan di Kejadian terbagi menjadi tujuh hari, bagaimana dengan kisah penciptaan din Yohannes? Mari kita lihat.
Kej 1:1 Pada mulanya…..

Sabtu, 26 April 2014

count down St. Paulus Yohanes 2, St. Yohanes 23

Countdown untuk kanonisasi 

sumber Fox news.com

st. Paul John 2

Pada hari Minggu, Paus Francis membuat sejarah lagi. Dia membuat dua orang kudus Paus dalam sebuah upacara tunggal - Yohanes Paulus II dan John XXIII, pria yang mengadakan Konsili Vatikan II pada tahun 1959. 
Banyak telah dibuat dari kontras antara dua Paus. Yohanes XXIII yang dikenal sebagai telah menjadi kekuatan liberalisasi besar bagi Gereja Katolik, dan John Paul II advokat nyata untuk mengikuti prinsip-prinsip yang paling konservatif. Tapi banyak orang dalam gereja mengatakan sebenarnya dua orang mewakili kontinuitas dalam Gereja. John XXIII membuatnya lebih mudah diakses oleh orang-orang dengan mengganti massa Latin dengan yang vernakular, dan memiliki imam menghadapi jemaat daripada berdiri dengan punggung mereka kepada mereka. Dan Yohanes Paulus II, dengan globetrotting tak kenal lelah, membawa Gereja kepada orang-orang. 
Dan ia melakukannya selama lebih dari satu abad. Anda dapat melihat dampak bahwa ketika Anda menilai orang banyak di Lapangan Santo Petrus yang datang dari seluruh dunia untuk merayakan kanonisasi ini. 

Senior Komunikasi Penasihat Greg Burke mengatakan, "Yohanes Paulus II membawa Injil kepada orang-orang, begitu banyak orang yang Anda lihat di jalan-jalan hari ini, Anda berbicara dengan mereka dan mereka telah, mereka tidak mungkin bertemu dengan Paus, tetapi mereka memiliki pengalaman pribadi dengan dia. Mereka melihatnya, mungkin di kampung halaman mereka, mereka ingat, mereka digerakkan oleh itu. " 

St. Yohanes 23

St. Faustina, Kerahiman Ilahi


JEZU, UFAM TOBIE 

(YESUS, ENGKAU ANDALANKU) 

Diperlihatkan kepada Sr. Faustina oleh Yesus sendiri pada penampakan-Nya tanggal 22 Februari 1931. Dua sinar pada gambar tersebut melambangkan darah dan air. Sinar yang merah melambangkan darah yang memberi hidup bagi jiwa-jiwa dan sinar yang pucat melambangkan air yang menguduskan jiwa-jiwa. Dua sinar itu keluar dari kerahiman Yesus ketika hati-Nya ditusuk dengan tombak saat disalib.

Pada tahun 2002 Paus Yohanes Paulus II mendedikasikan Hari Minggu Paskah II sebagai Pesta Kerahiman Ilahi. Dan tiga tahun kemudian pada tanggal 2 April 2005 , Allah berkenan memberi beliau kehormatan besar untuk meninggal dunia tepat pada hari Pesta Kerahiman Illahi. Kini ia berbahagia di Surga, merayakan Paskah Abadi dan memuji Kerahiman Illahi selamanya. Doakanlah kami o Bapa Suci Yohanes Paulus II, agar kami layak menerima janji dan kerahiman Kristus Tuhan kita.  Novena ini bisa diadakan kapan saja, tetapi teristimewa adalah pada Jumat Agung sampai Minggu Paskah ke II. Bacalah bagian Kitab Suci yang ditentukan pada hari itu, dan renungkanlah … setelah itu doakanlah teks Novena dan disusul dengan Doa Koronka.

St Maria Faustina Kowalska dari Sakramen Mahakudus

Helena Kowalska dilahirkan di Glogowiec, Polandia pada tanggal 25 Agustus 1905 sebagai anak ketiga dari sepuluh putera-puteri pasangan suami isteri Katolik yang saleh Stanislaw Kowalski dan Marianna Babel. Ayahnya seorang petani merangkap tukang kayu. Keluarga Kowalski, sama seperti penduduk Glogowiec lainnya, hidup miskin dan menderita dalam penjajahan Polandia oleh Rusia.